1. Mendefinisikan Interface
1.1. Interface – Penghubung Dunia Nyata dan Dunia Game
1. Input fisik -> Dunia Game = tombol joystick membuat tokoh di game berjalan
2. Dunia game -> Output Fisik = sebagian dunia di dalam game dapat dilihat di dunia luar
3. Input fisik -> Virtual Interface = GUI yang diklik dengan mouse
4. Virtual interface -> Dunia Game = memilih tingkat kesulitan game dengan mengklik tombol yang sesuai
5. Dunia game -> Virtual Interface = penunjuk skor di layar
6. Virtual interface -> Output Fisik = GUI ditunjukan di monitor
Penghubung dunia nyata dan dunia game pada Game Debt-Collector adalah
1. Memiiliki satu tombol untuk membuat tokoh di game melompat
2. Background kota-kota yang ada di dalam game merupakan bagian dari dunia game yang dapat di lihat di dunia luar
3. GUI yang dapat diklik pada Game Debt-Collector seperti tombol ‘play’ yang harus diklik pemain untuk bermain
4. Perubahan background mempengaruhi level kecepatan lari tokoh game
5. Terdapat penunjuk skor juga pada permainan Debt-Collector ini, selain itu terdapat penunjuk poin dari uang yang dikumpulkan
6. Tentunya Game Debt-Collector memiliki GUI.
1.2. Loop interaksi
1.1. Interface – Penghubung Dunia Nyata dan Dunia Game
1. Input fisik -> Dunia Game = tombol joystick membuat tokoh di game berjalan
2. Dunia game -> Output Fisik = sebagian dunia di dalam game dapat dilihat di dunia luar
3. Input fisik -> Virtual Interface = GUI yang diklik dengan mouse
4. Virtual interface -> Dunia Game = memilih tingkat kesulitan game dengan mengklik tombol yang sesuai
5. Dunia game -> Virtual Interface = penunjuk skor di layar
6. Virtual interface -> Output Fisik = GUI ditunjukan di monitor
Penghubung dunia nyata dan dunia game pada Game Debt-Collector adalah
1. Memiiliki satu tombol untuk membuat tokoh di game melompat
2. Background kota-kota yang ada di dalam game merupakan bagian dari dunia game yang dapat di lihat di dunia luar
3. GUI yang dapat diklik pada Game Debt-Collector seperti tombol ‘play’ yang harus diklik pemain untuk bermain
4. Perubahan background mempengaruhi level kecepatan lari tokoh game
5. Terdapat penunjuk skor juga pada permainan Debt-Collector ini, selain itu terdapat penunjuk poin dari uang yang dikumpulkan
6. Tentunya Game Debt-Collector memiliki GUI.
Game adalah objek interaktif yang berulang serta memiliki feedback yang menerima informasi kembali oleh pemain dan akan menentukan apa yang akan ia lakukan berikutnya. Kualitas feedback akan mempengaruhi bagaimana pemain memahami dan menikmati apa yang terjadi dalam game. Adanya kesalahan interface jika interface tidak merespon input pemain dalam sepersepuluh detik. Untuk membuat interface yang berbobot, kita bisa melakukan 2 cara:
- second-order motion : gerakan yang diturunkan dari aksi pemain- berikan banyak cara untuk menghargai usaha pemain
1.3. Kanal Informasi
Kanal informasi ini merupakan salah satu media komunikasi untuk menyampaikan informasi ke pemain.
1.4. Langkah Menentukan Penyampaian Informasi
1 .Buat daftar dan prioritas informasi
2. Buat daftar kanal
3. Petakan informasi ke kanal
4. Review penggunaan dimensi
1.5. Mode Interface
Dalam game, seringkali penggunaan 1 tombol memiliki fungsi yang berbeda dalam adegan (scene). Game yang mengalami perubahan mode secara otomatis akan memengaruhi mappingya. Penambahan mode akan menambah variasi dalam game, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar mode tersebut tidak membingungkan pemain:
- Gunakan mode sesedikit mungkin
- Hindari mode yang tumpang tindih
- Buatlah mode yang berbeda
1.6. Tips Membuat Interface
1. Curi dari interface yang sudah ada
2. Buat interface dari nol, disesuaikan dengan gaya permainan
3. Berikan tema pada interface
4. Petakan suara ke sentuhan
5. Seimbangkan pilihan dan kesederhanaan dengan lapisan
6. Gunakan metafora
7. Uji sesering mungkin
8. Langgar aturan untuk membantu pemain
2. Cerita
2.1. Cerita vs Gameplay
Saat bermain game, seseorang dapat bermain tanpa memikirkan cerita dari game terssebut, dan seseorang yang lain merasa bahwa suatu game itu ceritanya menarik tapi gameplay dari game tersebut tidak. Ada yang berpendapat bahwa suatu cerita dari sebuah game itu tidak memiliki efek vital terhadap game nya, namun, kebanyakan orang berpendapat sebuah game harus memiliki cerita dan cerita tersebut bagus.
2.2. Cerita dalam Game
Game merupakan media interaktif yang sifatnya berbeda dengan media pasif. Dalam sebuah game juga terdapat sebuah cerita untuk mendeskripsikan seperti apa game tersebut dan bagaimana cara memainkannya. Namun, tidak semua game memiliki cerita untuk mendeskripsikan permainannya. Ada 2 metode penceritaan yang mendominasi game design:
a. Metode “string of pearls” (untaian mutiara): metode yang di dalamnya tedapat urutan antara cerita non-interaktif dan momen di mana pemain diberi kebebasan hingga cerita selesai.
b. Metode “story machine” (mesin pencerita): metode yang di dalamnya terdapat serangkaian kejadian yang dibuat oleh sistem dan kemudian pemain diberi kebebasan untuk mengartikan ceritanya.
a. Masalah Cerita dalam Media Interaktif
1. Tidak ada kesatuan dalam cerita
Dalam suatu permainan, cerita yang dibuat harus ada kesatuan mulai dari awal sampai akhir permainan.
2. Terlalu banyak kombinasi
3. Ending yang berbeda mengecewakan
4. Tidak banyak kata kerja
5. Time travel membuat tragedi tidak penting
b. Tips Membuat Cerita untuk Game
1. Tentukan tujuan, penghalang, dan konflik
2. Berikan kombinasi antara kesederhanaan dan transendensi
a. kesederhanaan: dunia game harus lebih sederhana dari dunia nyata
b. transendensi: pemain lebih kuat di dunia game dibanding di dunia nyata
3. Pikirkan perjalanan Sang Jagoan
4. Kembangkan terus ceritanya, padukan dengan uji coba pemain
5. Buat cerita yang konsisten
6. Buat cerita
7. Hati-hati dalam penggunaan cerita klise
Penggunaan klise tidak perlu dihindari karena klise dapat memberikan kemudahan dalam memainkan permainannya. Tapi, penggunaan klise tidak boleh berlebihan karena dapat menghilangkan unsur originalitas suatu permainan.
8. Jika perlu, tambahkan peta
Cerita yang ada di dalam Game Debt-Collector telah dijabarkan pada penjelasan tentang game tersebut, dimana menceritakan tentang seseorang yang memiliki banyak hutang di bank. Karena dia tidak mampu untuk membayar hutang tersebut akhirnya dia pun dikejar-kejar oleh debt-collector. Orang yang dikejar-kejar tersebut berlari melewati setiap kota yang ada di peta monopoli dan berusaha agar tidak tertangkap oleh debt-collector. Itu merupakan inti cerita dari Game Debt-Collector.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon komentarnya ya, pilih profil Anonymous jika tidak punya akun. terima kasih.