Pages

Selasa, 16 Juni 2015

Game Flow pada Game Debt-Collector

Game flow merupakan alur dari sebuah permainan yang memfokuskan si pemain agar dapat memodelkan sendiri bagaimana alur permainannya. Berikut ada enam prinsip yang berkaitan dengan kemampuan mental, yang memungkinkan permainan bisa terjadi:

1. Modeling (Pemodelan)
Sebuah usaha dari otak dan pikiran game designer untuk memodelkan sebuah game dari kenyataan itu sendiri yang berasal dari alam bawah sadar game designer. Selain itu juga, pemodelan ini harus memfilter detail kecil yang tidak terlihat dan memfokuskan pada detail yang lebih besar supaya mendapatkan sebuah persepsi dari suatu benda. Dan pemodelan ini tidak hanya untuk sebuah objek tapi juga hubungan antar manusia, evaluasi resiko/hadiah, serta pengambilan keputusan.
Modeling yang terdapat dalam Game Debt-Collector ini, yaitu: board monopoli digunakan sebagai jalan yang dilewati oleh pemain, terdapat tiga tokoh utama: orang yang berhutang di bank, debt-collector, dan polisi. Model yang dibuat selanjutnya adalah background.

2. Fokus
Fokus merupakan salah satu cara untuk memfokuskan perhatian secara selektif, mengacuhkan hal-hal lain, dan memberikan kekuatan  mental yang lebih untuk hal-hal lainnya. Selain itu, game designer harus menciptakan sebuah game yang memberikan pengalaman yang cukup menarik supaya pemain tetap fokus selama bermain game tersebut.
Fokus pada Game Debt-Collector adalah pemain harus tetap berlari menghindari kejaran debt-collector dan juga harus menghindari rintangan yang lewat. Selain itu, pemain harus mengumpulkan sebanyak mungkin.

3. Imajinasi
Imajinasi adalah salah satu media komunikasi dan proses pemecahan masalah dalam game tersebut. Imajinasi memilik 2 fungsi, yaitu: komunikasi (seringkali untuk menyampaikan cerita) dan memecahkan masalah. Dengan demikian, game designer harus memahami hal yang menarik imajinasi pemain dalam memecahkan suatu masalah.
Dalam Game Debt-Collector pemain harus memiliki imajinasi untuk memecahkan masalah, seperti si pemain harus tahu bagaimana cara menghidar dari debt-collector tetapi juga tetap harus fokus untuk mendapatkan uang sebagai salah satu media untuk menggantikan nyawa.

4. Empati
Empati merupakan salah satu metode yang berguna dalam problem solving. Empati ini sering digunakan sebagai penghibur untuk membuat pemain merasa sebagai bagian dari cerita yang dibuat oleh game designer. Empati ini bersifat menular karena empati ini merupakan bagian penting dari gameplay.
Pada saat bermain, pemain akan berusaha menghindar dari kejaran debt-collector dan itu merupakan salah satu empati yang terdapat di dalam Game Debt-Collector ini.

5. Motivasi
Motivasi merupakan sesuatu hal yang  dijanjikan oleh permainan yang dibuat dan inilah hal yang dapat menarik pemain untuk memainkan permainan itu terus.
Motivasi yang terdapat dari Game Debt-Collector atau hal yang menarik pemain untuk terus bermain adalah rasa penasaran dan rasa ingin mendapatkan nilai paling tinggi dalam game tersebut.

6. Penilaian
Penilaian merupakan salah satu sisi subjektif yang ada di sebuah permainan dan ini menjadi salah satu kualitas menarik dari sebuah permainan.
Pada game debt-collector ini yang dinilai adalah seberapa jauh si pemain dapat menghindar dari kejaran debt-collector dan seberapa banyak uang yang dikumpulkan oleh pemain untuk menggantikan nyawa pada saat si pemain itu tertangkap oleh debt-collector.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon komentarnya ya, pilih profil Anonymous jika tidak punya akun. terima kasih.