Untuk artikel kali ini, saya akan
membahas tentang teknologi informasi pada bidang pertanian. Indonesia merupakan
negara agraris sehingga kebanyakan penduduk Indonesia berprofesi sebagai
petani. Manusia menciptakan teknologi bertujuan untuk mendapatkan hidup lebih
baik termasuk juga teknologi informasi. Teknologi informasi ini banyak berguna disegala
bidang profesi, seperti bidang kesehatan, bidang jasa pengiriman
barang, bidang
industri otomotif, bidang jasa konstruksi, bidang jasa percetakan, bidang
industri perfilman, bidang industri perekaman, bidang pertahanan dan keamanan,
bidang olahraga, bidang pabrik sepatu, bidang militer, bidang perbankan, bidang
transportasi, bidang pendidikan, bidang kepolisian, bidang pertanian dan
lainnya.
Dalam bidang pertanian, teknologi
informasi sangat membantu para petani dalam menjalankan pekerjaannya sebagai
petani. Apalagi sektor pertanian
merupakan sektor yang paling penting dalam kehidupan manusia. Pada era
informasi saat ini, semua informasi sangat mudah untuk didapatkan melalui
media-media pendukung informasi seperti internet, televisi, media cetak, dan
lain lain. Untuk mengelola usaha taninya, para petani memerlukan berbagai
informasi di bidang pertanian, seperti kebijakan pemerintah, hasil penelitian dari berbagai disiplin ilmu,
pengalaman petani lain, serta informasi terkini mengenai prospek pasar yang
berkaitan dengan sarana produksi dan produk pertanian.
Seperti halnya informasi yang ada di
internet karena internet menjadikan dunia tanpa batas. Dengan internet para
petani dapat mencari segala informasi yang dibutuhkan dan selain itu dapat juga
digunakan masyarakat desa untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian melalui
korespondensi dengan orang lain atau perusahaan diberbagai penjuru dunia.
Informasi dari internet ini bisa berfungsi sebagai langkah awal untuk
menyelesaikan masalah yang kemudian ditindaklanjuti dengan kegiatan lain.
Selain untuk mencari informasi yang dibutuhkan petani dalam mengelola
pertaniannya, teknologi informasi juga dapat digunakan untuk pemasaran hasil
pertanian. Dengan internet para petani bisa memasarkan produknya ke dunia maya
seperti pemasaran melalui web, transaksi online, dan bahkan pemasaran melalui
jejaring sosial.
Petani juga dapat mengetahui kebutuhan
pasar dengan mudah dan mengkoordinasi penanaman sehingga ketersediaan pasar
selalu ada dan stabil serta harga jual normal. Jika para petani memanfaatkan
informasi pada media-media informasi yang ada dengan baik dan benar maka
pertanian di Indonesia akan maju.
Referensi
:
Nama + NIM : Sanudin 202132302013359
Nama Dosen : Onno W. Purbo
Kampus : Surya University






sipp,kalo bidang Keluarga Berencana ada nggak.... :v
BalasHapusPasti ada kok,, sok aja cari,, karena kalau tidak memakai teknologi, Keluarga tidak akan Berencana,, :v
Hapusnice info om...
BalasHapusok om.. thanks
HapusBagus nih infonya broo...
BalasHapusIya broo,, makasih broo udah mampir...
Hapusmemang sangat membantu tuh
BalasHapusapalagi buat petani yang jauh jauh
good job
nice job :)
BalasHapusnganu..ok
BalasHapusbagus gan, jadi nambah wawasan
BalasHapusbagus bagus bagus
BalasHapusbetul betul betul
bagus sob
BalasHapusnice post
BalasHapuspostingan yang bermanfaat,
BalasHapussemoga bisa dilanjutkan terus kedepannya..
bukan karena Tugas
wahhh postingan asik tu, saya juga sukapertanian soalnya,, lanjutkan bung
BalasHapustrimakasih infonyaaa..
BalasHapusThanks Infonya......
BalasHapusThanks for the information .. It's good,
BalasHapusTerima kasih atas informasinya
BalasHapusLanjutkan!!
nice posy nudnud ~
BalasHapusselamat berlibur dan semoga hasil UAS tidak mengecewakan ~