Pages

Sabtu, 08 Februari 2014

Jenis Iklan di Internet

Ad atau yang dikenal advertisement dalam bahasa Indonesia adalah iklan merupakan suatu kegiatan untuk memberitahu orang banyak tentang barang atau jasa yang hendak dijual. Iklan juga dapat dikatakan sebagai promosi. Iklan sebenarnya tidak hanya pada barang dan jasa yang hendak dijual, tapi bisa digunakan selain dari itu seperti iklan sosial atau iklan layanan masyarakat. Iklan merupakan dari suatu strategi pemasaran, dengan iklan apa saja
yang ingin diberitahu kepada orang banyak bisa dilakukan dengan cepat.
Iklan bisa dilakukan pada media cetak atau pun media elektronik. Pada media cetak iklan bisa dilakukan seperti poster, spanduk, baliho, reklame, iklan baris dikoran, flyer atau selebaran. Pada media elektronik, iklan bisa dilakukan seperti iklan di TV, iklan di radio, iklan di internet. Kebanyakan orang mempromosikan sesuatu lewat internet karena dengan internet promosi yang dilakukan tidak hanya pada satu wilayah saja, tetapi bisa mencangkup seluruh wilayah. Iklan di internet bisa disebut iklan online. Berikut beberapa jenis iklan online :
1. Direct Advertising : Jenis iklan online yang mempertemukan langsung antara pihak yang ingin memasang iklan dengan pihak yang mempunyai media iklan untuk kerjasama dalam menampilkan iklan.


2. Self-service Advertising: Jenis iklan online di mana dalam pembuatan iklannya seperti  materi iklan, penempatan iklan, tampilan dan teks dibuat sendiri di online. Contoh: Blogads dan Google AdWords.

3. Ad Networks: Sebuah jaringan (network) iklan yang menghubungkan dan memediasi antara  pemasang iklan dengan pemilik situs web.  Jaringan iklan seperti ini biasanya menargetkan kampanye-kampanye yang tidak mempunyai target audience khusus, tetapi mengincar sebesar mungkin orang yang melihat iklan dengan biaya sekecil mungkin. Contoh: ValueClickMedia dan Tribal Fusion.

4. Contextual Advertising: Jenis iklan online di mana iklan ditargetkan pada konten. Iklan telah dipilih secara otomatis oleh sistem sesuai dengan konten yang relevan dengan iklan tersebut. Contoh: Google AdSense dan Yahoo Publisher Network.

5. Twitter Advertising:  Iklan yang berfungsi sebagai tweet dari pemasang iklan, yaitu iklan berbasis keyword yang pendek, yang didistribusikan kepada user yang membaca konten yang sesuai dengan keyword yang dipilih. Contoh: Magpie dan Twittad.

6. In-Text Advertising: Sistem in-text advertising secara otomatis menghubungkan kata-kata tertentu di dalam website dengan konten iklan yang berhubungan.  Contoh: Kontera dan Vibrant in-Text Ad.

7. Ad Network Optimization:  Jasa optimasi iklan ini mengevaluasi dan memilih iklan yang membayar terbanyak untuk ditampilkan dalam halaman web dengan mengevaluasi semua pilihan serta ukuran iklan yang paling baik, dan karakteristik visualnya. Contoh: PubMatic dan YieldBuild.

8. Rep Ad Agencies: Agen periklanan yang mewakili blog-blog serta situs web tertentu dan memediasi penjualan mereka untuk kampanye-kampanye besar yang dilakukan brand-brend besar ataupun agensi iklan besar. Contoh: Federated Media dan Tribal Fusion.

9. Social Advertising: Iklan untuk social media. Tidak seperti iklan tradisional, format iklan ini memanfaatkan dinamika pengaruh sosial seperti pengaruh peer group, word of mouth, viral marketing dan rekomendasi langsung dari teman ke teman. Contoh: VideoEgg dan Meebo.

10. Video Advertising: Bentuk iklan yang ditargetkan pada konten video. Berbagai format tersedia, termasuk iklan dinamis yang bisa tampil sebelum, setelah, ataupun selama tayangnya konten video tertentu. Contoh: Voxant dan AdSense for Video.

11. RSS Advertising: Iklan ini ditampilkan di dalam RSS Feed, yang bisa disesuaikan dengan konteks konten RSS feed tersebut atau secara manual ditargetkan pada kebutuhan promosi tertentu. Contoh: Pheedo dan Feedvertising.

12. Sponsorship: Bentuk bantuan dana atau bisa juga dalam bentuk produk/layanan sebagai ganti promosi terhadap suatu brand. Sponsorship online adalah strategi alternatif yang banyak digunakan dan dianggap lebih efektif daripada pemasangan iklan online berbentuk banner.
Masih banyak lagi jenis iklan online yang mungkin bisa dilakukan dan banyak cara untuk mengiklankan sesuatu di internet seperti sosial media (facebook, twitter, instagram, line, dan lain), webblog, forum jual beli atau situs jual beli.
Semoga bermanfaat bagi sobat yang mempunyai usaha.

Referensi : http://www.virtual.co.id/blog/online-advertising/bentuk-bentuk-iklan-online/

Nama + NIM : Sanudin 202132302013359
Nama Dosen : Onno W. Purbo
Kampus : Surya University 

16 komentar:

  1. terkadaiklan ada yang bagus dan ada yang tidak pantas dilihat...thanks infonya

    BalasHapus
  2. bagus gan, jadi nambah wawasan

    BalasHapus
  3. bagus bagus bagus

    betul betul betul

    BalasHapus
  4. bagus sob

    BalasHapus
  5. postingan yang bermanfaat,
    semoga bisa dilanjutkan terus kedepannya..
    bukan karena Tugas

    BalasHapus
  6. wahhh postingan asik tu, lanjutkan bung

    BalasHapus
  7. trimakasih infonyaaa..

    BalasHapus
  8. Tri Yanti Nurochmah18 Maret 2014 pukul 18.27

    Thanks Infonya......

    BalasHapus
  9. Thanks for the information .. It's good,

    BalasHapus
  10. Lufianadeasri Basoes18 Maret 2014 pukul 18.46

    Terima kasih atas informasinya
    Lanjutkan!!

    BalasHapus
  11. nice posy nudnud ~
    selamat berlibur dan semoga hasil UAS tidak mengecewakan ~

    BalasHapus

Mohon komentarnya ya, pilih profil Anonymous jika tidak punya akun. terima kasih.