Artikel kali ini saya akan membahas tentang Linux, mungkin semua sudah tahu tentang Linux dan bahkan mungkin ada yang sudah mahir tentang Linux, tapi karena saya sedang belajar Linux tidak ada salahnya untuk membahasnya di sini. Artikel ini juga terinspirasi dari dosen saya yang selalu berbicara tentang Linux. hehehehehe
Pengertian Linux
Sebuah sistem operasi open source yang
gratis untuk disebarluaskan dibawah lisensi GNU. Linux merupakan sistem operasi
turunan dari
Unix dan dapat bekerja di berbagai macam perangkat keras komputer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC. Nama Linux diambil dari nama pembuatnya, yaitu
Linus Benedict Torvalds.
Selain sistem operasinya yang open source, code sumber linux juga ikut disertakan pada sistem operasinya, dalam artian disamping kita memiliki sistem operasi linux kita juga dapat memilki code sumber linuxnya sehingga code tersebut dapat dipelajari dan dikembangkan dengan mudah.
Karena Linux yang bersfiat open source berarti semua orang bisa memilikinya tanpa harus mengeluarkan biaya, selain itu juga semua orang bisa mengedit code sumber dari Linux tersebut sehingga orang bisa memperbarui dan mengembangkan code tersebut dari situ orang lain pun bisa mengembangkan kemampuan dirinya.
Macam-macam Distro Linux

8. Slackware
Salah satu distro awal dan tertua yang masih dikelola yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc.
Masih banyak lagi distro Linux yang lainnya yang tidak mungkin semuanya disebutkan di sini. :)
Perintah Dasar Linux
# umount <filesystem>
“unalias”
Untuk membatalkan sebuah alias atau kebalikan dari perintah alias.
$unalias dir
“unzip”
Untuk mengekstrak file yang dikompres dengan zip.
$unzip <namefile>
"wall”
Mengirimkan dan memberitahu tentang isi pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login.
$wall server akan dimatikan 7 menit lagi. (memberiri pesan kepada user lain bahwa server akan dimatikan 7 menit lagi)
$ who
root ttyp0 Jan 17 11:44
flory ttyp2 Jan 17 11:57
pooh ttyp3 Jan 17 12:02
“xhost+”
Untuk memberi akses atau menghapus akses (xhost-) host atau user ke sebuah server X.
“xset”
Untuk mengeset beberapa option di X Window.
$ xset b <volume> <frekuensi><durasi dalam milidetik> (mengeset bunyi bel)
$xset m <akselerasi> <threshold> (mengeset kecepatan mouse)
“zip”
Membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip.
Anda juga bisa berkunjung ke alamat berikut untuk belajar UNIX.
* http://www.ee.surrey.ac.uk/Teaching/Unix/
Nama + NIM : Sanudin 202132302013359
Nama Dosen : Onno W. Purbo
Kampus : Surya University
http://lilik-wijayanti.blogspot.com/
Pengertian Linux
Sebuah sistem operasi open source yang
gratis untuk disebarluaskan dibawah lisensi GNU. Linux merupakan sistem operasi
turunan dari Unix dan dapat bekerja di berbagai macam perangkat keras komputer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC. Nama Linux diambil dari nama pembuatnya, yaitu
Linus Benedict Torvalds.
Selain sistem operasinya yang open source, code sumber linux juga ikut disertakan pada sistem operasinya, dalam artian disamping kita memiliki sistem operasi linux kita juga dapat memilki code sumber linuxnya sehingga code tersebut dapat dipelajari dan dikembangkan dengan mudah.
Sejarah Singkat Linux
Linux pada awalnya ditulis oleh seorang
mahasiswa Helsinki Finlandia bernama Linus Benedict Torvalds sebagai proyek
hobi yang terinspirasi dari Minix, yaitu sistem Unix kecil yang dikembangkan
oleh Andrew Tanenbaum.
Proyek hobi tersebut dilakukan Linus
Benedict Torvalds pada tahun 1991. Versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus
1991 dan pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux,
yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shall bash (GNU Bourne Again
Shell) dan gcc (GNUC Compiler).
Macam-macam Distro Linux

1. Xandros
Sebuah distro Linux yang berdasarkan pada
sistem KDE dan tampilannya sangat mirip dengan Microsoft Windows.
2. Ubuntu
Salah satu distribusi Linux yang
berbasiskan pada Debian
3. CentOS (Community ENTerprise Operating
System/sistem operasi perusahaan buatan komunitas atau masyarakat)
Sistem operasi bebas yang didasarkan pada
Red Hat Enterprise Linux (RHEL).
4. Debian
Sistem operasi berbasis kernel Linux dan
merupakan kernel independent, yaitu
sistem operasi yang berdiri sendiri tanpa mendasarkan pada sistem operasi yang
telah ada.
5. Fedora
Distro Linux berbasis RPM dan yum yang
dikembangkan oleh Fedora project dan didukung oleh komunitas pemrogram serta
disponsori oleh Red Hat.
6. Knoppix
Distro Linux live-cd yang dapat
dijalankan melalui CD-ROM tanpa instalasi di harddisk dan berbasis Debian Linux
yang diciptakan oleh Klaus Knopper
7. Gentoo Linux
Distro Linux yang memakai paket
sistem manajemen Portage di mana paket ini dirancang untuk modular (mudah
ditambah-tambah), portabel (dapat diport ke distro lain), mudah ditata,
fleksibel, dan dioptimalkan untuk masing-masing komputer pengguna.8. Slackware
Salah satu distro awal dan tertua yang masih dikelola yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc.
9. Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan
nama Mandrake Linux)
Sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva
(dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft) yang menggunakan RPM Package Manager.
10. OpenSUSE
Salah satu distro Linux dari perusahaan
Novell.
11. Freespire
Versi gratis dari distro Linspire (a.k.a
Lindows)
12. Linux Mint
Sistem operasi berbasis Linux untuk PC.
Inti dari LinuxMint adalah Debian sehingga aplikasi yang beralan di Debian juga
dapat berjalan di LinuxMint
13. PCLinuxOS (sering disingkat PCLOS)
Sistem operasi desktop. Sistem operasi
bebas untuk komputer pribadi yang bertujuan untuk memudahkan penggunaan.
14. Damn Small Linux (DSL)
Salah satu distro linux mini. Besarnya
hanya 50MB dan memungkinkan untuk diinstal di FD 128MB.
15. Kuliax
Distro Linux live-cd yang
dikembangkan oleh Kuliax Project untuk pendidikan di perguruan tinggi.
16. Red Hat
Distro pertama yang instalasi dan
pengoperasiannya mudah dan yang paling populer, minimal di Indonesia.Masih banyak lagi distro Linux yang lainnya yang tidak mungkin semuanya disebutkan di sini. :)
Perintah Dasar Linux
“&”
Untuk menjalankan perintah dibelakang
(background)
“adduser”
Untuk menambahkan user.
#adduser vany
#passwd cahSU
“alias”
Untuk memberi nama lain dari sebuah
perintah.
$ alias dir=ls (perintah ls dijalankan
dengan mengetikkan dir)
$ alias dir=”ls -ar -color:always”
(tampilan warna-warni)
perintah alias saja digunakan untuk
melihat perintah-perintah yang mempunyai nama lain.
“apt-cache”
Untuk mencari aplikasi yang telah
didownload oleh apt-get.
$ apt-cache search apache2 (mencari aplikasi apache2)
“apt-get”
Untuk menginstal atau uninstal aplikasi.
$ apt-get install apache2 (menginstal
aplikasi apache2)
$ apt-get update (mengecek pembaruan dari
aplikasi yang terinstal)
$ apt-get upgrade (memperbarui aplikasi)
“bg”
Untuk meminta sebuah proses yang
dihentikan sementara agar berjalan di background
“cat”
Untuk menampilkan isi dari sebuah file
dilayar.
$ cat/nama/suatu/file
“cd”
Change directory, untuk berpindah
direktori.
cd coba1 (berpindah ke direktori
coba1)
cd (berpindah ke home-directory)
cd~ (berpindah ke home-directory)
cd .. (berpindah ke parent directory)
“chgrp”
Untuk merubah kepemilikan kelompok file
atau direktori.
# chgrp <grup baru> <file>
Tiga jenis permissinon yang dapat dirubah
:
- r untuk read
- w untuk write
- x untuk
execute
“chmod”
Untuk menambah dan mengurangi ijin
pemakai untuk mengakses file atau direktori.
$ chmod ug+rx coba1 (memberikan ijin baca
dan eksekusi file coba1 kepada owner dan grup)
$ chmod ug-rx coba1 (mencabut ijin
tersebut)
“chown”
Merubah user ID (owner) sebuah file atau
direktori)
$ chown <user id> <file>
“cp”
Untuk menyalin/copy file.
$ cp <file1> <file2>
(menyalin file1 menjadi file2)
“fg”
Mengembalikan suatu proses yang
dihentikan sementara agar berjalan kembali di foreground.
“find”
Untuk menemukan dimana letak sebuah file.
$ find . -name *.doc -print (mencari
semua file yang berakhiran .doc di current direktori serta menampilkannya di
layar.
“grep”
Untuk mencari baris-baris yang mengandng
teks.
$ grep [opsional] <teks>
<file> (format perintah)
$ grep arial <file> (mencari file
yang mengandung teks arial di current direktori)
“gzip”
Software kompresi zip versi GNU, untuk
mengkompresi sebuah file
$ gzip <namafile> (format perintah)
“halt”
Hanya bisa dijalankan oleh super user
atau login sebagai root. Digunakan untuk memberitahu kernel supaya mematikan
sistem atau shutdown.
“hostname”
Untuk menmpilkan host atau domain name
sistem dan bisa juga digunakan untuk mengeset nama host sistem.
[user@localhost mydirectoryname] $ hostname localhost.localdomain
“kill”
Mengirimkan sinyal ke sebuah peoses yang
kita tentukan untuk menghentikan proses.
$ kill <sinyal> <pid>
pid = nomer proses yang akan dihentikan.
“less”
Mirip perintah more.
“login”
Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan
ID, bisa juga digunakan untuk berpindah user.
“logout”
Untuk keluar dari sistem.
“ls”
Menampilkan isi dari sebuah direktori.
ls (menampilakn file dan direktori)
ls -a (menampilkan semua file dan
direktori termsuk file hidden)
“man”
Menampilkan manual page atau teks yang
menjelaskan bagaimana cara penggunaan sebuah perintah.
$ man <perintah>
“mesg”
Digunakan user untuk meberikan ijin user
lain menampilkan pesan dilayar terminal.
$ mesg y atau mesg n
“mkdir”
Membuat direktori baru.
$ mkdir coba1 (membuat direktori coba1)
“more”
Mempaging halaman.
“mount”
Hanya bisa dijalankan oleh super user.
Digunakan untuk me-mount filesystem ke suatu direktori.
$ mount (melihat filesystem apa saja
beserta mount-pointnya)
“mv”
Untuk memindahkan file ke lokasi lain.
$ mv <file1> <file2>
“nano”
Salah astu editor di Linux, seperti
notepad si windows.
$ nano/etc/apt/sources.list (mengedit
suatu file)
“passwd”
Untuk mengganti password.
“pwd”
Print working directory, menampilkan nama
dari current direktori.
$ pwd => hasil /home/user
“rm”
Untuk menghapus file, tidak menghapus
direktori.
$rm [opsi] <file>
“rmdir”
Untuk menghapus direktori, apabila
kosong.
$ rmdir <direktori>
“scp”
Menyalin file ke host lain.
$ scp
aku2192.168.1.1:/home/buku.txt/home/ (mengirim file buku.txt dari host
192.168..1.1 dengan user aku)
“shutdown”
Untuk mematikan sistem.
“su”
Untuk login sementara dengan user lain.
“tail”
Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu
file.
$ tail <jumlah baris> <file>
(menampilkan baris suatu file dengan jumlah baris yang Anda tentukan)
“talk”
Untuk mengadakan percakapan melalui
terminal.
“tar”
Menyimpan dan mengekstrak file dari
media.
$ tar <aksi> <option>
<file atau direktori>
“umount”
Untuk meng-umount
filesystem dari mount-pointnya atau kebalikan dari perintah mount.# umount <filesystem>
“unalias”
Untuk membatalkan sebuah alias atau kebalikan dari perintah alias.
$unalias dir
“unzip”
Untuk mengekstrak file yang dikompres dengan zip.
$unzip <namefile>
"wall”
Mengirimkan dan memberitahu tentang isi pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login.
$wall server akan dimatikan 7 menit lagi. (memberiri pesan kepada user lain bahwa server akan dimatikan 7 menit lagi)
“who”
Menampilkan
siapa saja yang sedang login dan sedang menjalankan program dengan informasi
yang ditampilkan mengenai login name, jenis terminal, waktu login, dan remote
hostname.$ who
root ttyp0 Jan 17 11:44
flory ttyp2 Jan 17 11:57
pooh ttyp3 Jan 17 12:02
“xhost+”
Untuk memberi akses atau menghapus akses (xhost-) host atau user ke sebuah server X.
“xset”
Untuk mengeset beberapa option di X Window.
$ xset b <volume> <frekuensi><durasi dalam milidetik> (mengeset bunyi bel)
$xset m <akselerasi> <threshold> (mengeset kecepatan mouse)
“zip”
Membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip.
Anda juga bisa berkunjung ke alamat berikut untuk belajar UNIX.
* http://www.ee.surrey.ac.uk/Teaching/Unix/
Nama + NIM : Sanudin 202132302013359
Nama Dosen : Onno W. Purbo
Kampus : Surya University
Referensi :
http://barkahtroox.blogspot.com/2013/02/pengertian-linux-sejarah-linux.htmlhttp://lilik-wijayanti.blogspot.com/






Thanks for the information .. It's good,
BalasHapussama-sama (y)
HapusTernyata Linux memiliki banyak macam ya :)
BalasHapusTerima kasih atas informasinya
Lanjutkan!!
sama-sama,, oke akan dilanjutkan.. :D
HapusWOW amazing,,,,
BalasHapusmksh ilmunya mas bro
:D
sama -sama mba broo :D
Hapusasyik broooo
BalasHapusNambah pengetahuan, trimakasih :-)
BalasHapussama-sama, jangan bosen buat berkunjung ya,, :)
HapusWaaah.. makasih buat referensi nya mas, pas bgt sama yg lg ku cari. Nice!
BalasHapus:D
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Hapusalhamdulillah..
Hapusjangan bosen buat berkunjung ya.. :)
Haaaaa...ribet ya ternyata. Thankies infonya 😉
BalasHapushahaha,, iya ribet, tapi insya Allah kalau mau belajar pasti bisa.. :)
HapusDi sekolah saya hanya di ajarkan linux debian.
BalasHapusTernyata linux macam nya sebanyak itu ya :D
good information, thanks :)
iya memang banyak macamnya,, dan itu masih ada yang belum disebutkan....
Hapustetep semangat belajar yo.. :)
kece nud lanjutkan menulisnya :)
BalasHapusbermanfaat banget nih om
BalasHapusnganu...ok
BalasHapusbagus gan, jadi nambah wawasan
BalasHapusbagus bagus bagus
BalasHapusbetul betul betul
bagus sob
BalasHapusnice post
BalasHapuspostingan yang bermanfaat,
BalasHapussemoga bisa dilanjutkan terus kedepannya..
bukan karena Tugas
trimakasih infonyaaa..
BalasHapusThnaks Infonya......
BalasHapuswahhh postingan asik tu, lanjutkan bung
BalasHapus