Pages

Sabtu, 18 Januari 2014

Mari Mengetahui Linux

Artikel kali ini saya akan membahas tentang Linux, mungkin semua sudah tahu tentang Linux dan bahkan mungkin ada yang sudah mahir tentang Linux, tapi karena saya sedang belajar Linux tidak ada salahnya untuk membahasnya di sini. Artikel ini juga terinspirasi dari dosen saya yang selalu berbicara tentang Linux. hehehehehe

Pengertian Linux

Sebuah sistem operasi open source yang gratis untuk disebarluaskan dibawah lisensi GNU. Linux merupakan sistem operasi turunan dari
Unix dan dapat bekerja di berbagai macam perangkat keras komputer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC. Nama Linux diambil dari nama pembuatnya, yaitu
Linus Benedict Torvalds.
Selain sistem operasinya yang open source, code sumber linux juga ikut disertakan pada sistem operasinya, dalam artian disamping kita memiliki sistem operasi linux kita juga dapat memilki code sumber linuxnya sehingga code tersebut dapat dipelajari dan dikembangkan dengan mudah.

Sejarah Singkat Linux
Linux pada awalnya ditulis oleh seorang mahasiswa Helsinki Finlandia bernama Linus Benedict Torvalds sebagai proyek hobi yang terinspirasi dari Minix, yaitu sistem Unix kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum.


Proyek hobi tersebut dilakukan Linus Benedict Torvalds pada tahun 1991. Versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991 dan pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shall bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNUC Compiler).
Karena Linux yang bersfiat open source berarti semua orang bisa memilikinya tanpa harus mengeluarkan biaya, selain itu juga semua orang bisa mengedit code sumber dari Linux tersebut sehingga orang bisa memperbarui dan mengembangkan code tersebut dari situ orang lain pun bisa mengembangkan kemampuan dirinya. 

Macam-macam Distro Linux


1. Xandros
Sebuah distro Linux yang berdasarkan pada sistem KDE dan tampilannya sangat mirip dengan Microsoft Windows.


2. Ubuntu
Salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian


3. CentOS (Community ENTerprise Operating System/sistem operasi perusahaan buatan komunitas atau masyarakat)
Sistem operasi bebas yang didasarkan pada Red Hat Enterprise Linux (RHEL).


4. Debian
Sistem operasi berbasis kernel Linux dan merupakan  kernel independent, yaitu sistem operasi yang berdiri sendiri tanpa mendasarkan pada sistem operasi yang telah ada.


5. Fedora
Distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora project dan didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat.


6. Knoppix
Distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa instalasi di harddisk dan berbasis Debian Linux yang diciptakan oleh Klaus Knopper


7. Gentoo Linux
Distro Linux yang memakai paket sistem manajemen Portage di mana paket ini dirancang untuk modular (mudah ditambah-tambah), portabel (dapat diport ke distro lain), mudah ditata, fleksibel, dan dioptimalkan untuk masing-masing komputer pengguna.

8. Slackware

Salah satu distro awal dan tertua yang masih dikelola yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc.


9. Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrake Linux)
Sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft) yang menggunakan RPM Package Manager.


10. OpenSUSE
Salah satu distro Linux dari perusahaan Novell.


11. Freespire
Versi gratis dari distro Linspire (a.k.a Lindows)


12. Linux Mint
Sistem operasi berbasis Linux untuk PC. Inti dari LinuxMint adalah Debian sehingga aplikasi yang beralan di Debian juga dapat berjalan di LinuxMint


13. PCLinuxOS (sering disingkat PCLOS)
Sistem operasi desktop. Sistem operasi bebas untuk komputer pribadi yang bertujuan untuk memudahkan penggunaan.


14. Damn Small Linux (DSL)
Salah satu distro linux mini. Besarnya hanya 50MB dan memungkinkan untuk diinstal di FD 128MB.


15. Kuliax
Distro Linux live-cd yang dikembangkan oleh Kuliax Project untuk pendidikan di perguruan tinggi.


16. Red Hat
Distro pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah dan yang paling populer, minimal di Indonesia.

Masih banyak lagi distro Linux yang lainnya yang tidak mungkin semuanya disebutkan di sini. :)


Perintah Dasar Linux



“&”
Untuk menjalankan perintah dibelakang (background)




“adduser”
Untuk menambahkan user.


#adduser vany


#passwd cahSU


“alias”
Untuk memberi nama lain dari sebuah perintah.


$ alias dir=ls (perintah ls dijalankan dengan  mengetikkan dir)


$ alias dir=”ls -ar -color:always” (tampilan warna-warni)
perintah alias saja digunakan untuk melihat perintah-perintah yang mempunyai nama lain.


“apt-cache”
Untuk mencari aplikasi yang telah didownload oleh apt-get.


$ apt-cache search apache2 (mencari aplikasi apache2)


“apt-get”
Untuk menginstal atau uninstal aplikasi.


$ apt-get install apache2 (menginstal aplikasi apache2)


$ apt-get update (mengecek pembaruan dari aplikasi yang terinstal)


$ apt-get upgrade (memperbarui aplikasi)


“bg”
Untuk meminta sebuah proses yang dihentikan sementara agar berjalan di background


“cat”
Untuk menampilkan isi dari sebuah file dilayar.


$ cat/nama/suatu/file
  

“cd”

Change directory, untuk berpindah direktori.
cd coba1 (berpindah ke direktori coba1)
cd (berpindah ke home-directory)
cd~ (berpindah ke home-directory)
cd .. (berpindah ke parent directory)
“chgrp”
Untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori.
# chgrp <grup baru> <file>
Tiga jenis permissinon yang dapat dirubah :
- r untuk read
- w untuk write
- x untuk execute

“chmod”
Untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori.

$ chmod ug+rx coba1 (memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan grup)
$ chmod ug-rx coba1 (mencabut ijin tersebut)


“chown”

Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori)
$ chown <user id> <file>

“cp”
Untuk menyalin/copy file.

$ cp <file1> <file2> (menyalin file1 menjadi file2)
“fg”
Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementara agar berjalan kembali di foreground.
“find”
Untuk menemukan dimana letak sebuah file.
$ find . -name *.doc -print (mencari semua file yang berakhiran .doc di current direktori serta menampilkannya di layar.
“grep”
Untuk mencari baris-baris yang mengandng teks.
$ grep [opsional] <teks> <file> (format perintah)

$ grep arial <file> (mencari file yang mengandung teks arial di current direktori)
“gzip”
Software kompresi zip versi GNU, untuk mengkompresi sebuah file
$ gzip <namafile> (format perintah)

“halt”
Hanya bisa dijalankan oleh super user atau login sebagai root. Digunakan untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.
“hostname”
Untuk menmpilkan host atau domain name sistem dan bisa juga digunakan untuk mengeset nama host sistem.
[user@localhost mydirectoryname] $ hostname localhost.localdomain
“kill”
Mengirimkan sinyal ke sebuah peoses yang kita tentukan  untuk menghentikan proses.

$ kill <sinyal> <pid>
pid = nomer proses yang akan dihentikan.
“less”
Mirip perintah more.
“login”
Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan ID, bisa juga digunakan untuk berpindah user.
“logout”
Untuk keluar dari sistem.
“ls”
Menampilkan isi dari sebuah direktori.
ls (menampilakn file dan direktori)

ls -a (menampilkan semua file dan direktori termsuk file hidden)

“man”
Menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan bagaimana cara penggunaan sebuah perintah.

$ man <perintah>
  
“mesg”
Digunakan user untuk meberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal.

$ mesg y atau mesg n

“mkdir”
Membuat direktori baru.

$ mkdir coba1 (membuat direktori coba1)

“more”
Mempaging halaman.

“mount”
Hanya bisa dijalankan oleh super user. Digunakan untuk me-mount filesystem ke suatu direktori.

$ mount (melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya)

“mv”
Untuk memindahkan file ke lokasi lain.

$ mv <file1> <file2>

“nano”
Salah astu editor di Linux, seperti notepad si windows.

$ nano/etc/apt/sources.list (mengedit suatu file)

“passwd”
Untuk mengganti password.

“pwd”
Print working directory, menampilkan nama dari current direktori.

$ pwd => hasil /home/user

“rm”
Untuk menghapus file, tidak menghapus direktori.

$rm [opsi] <file>

“rmdir”
Untuk menghapus direktori, apabila kosong.

$ rmdir <direktori>

“scp”
Menyalin file ke host lain.

$ scp aku2192.168.1.1:/home/buku.txt/home/ (mengirim file buku.txt dari host 192.168..1.1 dengan user aku)

“shutdown”

Untuk mematikan sistem.

“su”
Untuk login sementara dengan user lain.

“tail”
Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file.

$ tail <jumlah baris> <file> (menampilkan baris suatu file dengan jumlah baris yang Anda tentukan)

“talk”
Untuk mengadakan percakapan melalui terminal.

“tar”
Menyimpan dan mengekstrak file dari media.

$ tar <aksi> <option> <file atau direktori>


“umount”
Untuk meng-umount filesystem dari mount-pointnya atau kebalikan dari perintah mount.

# umount <filesystem>

“unalias”
Untuk membatalkan sebuah alias atau kebalikan dari perintah alias.

$unalias dir

“unzip”
Untuk mengekstrak file yang dikompres dengan zip.

$unzip <namefile>

"wall”
Mengirimkan dan memberitahu tentang isi pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login.

$wall server akan dimatikan 7 menit lagi. (memberiri pesan kepada user lain bahwa server akan dimatikan 7 menit lagi)

 “who”
Menampilkan siapa saja yang sedang login dan sedang menjalankan program dengan informasi yang ditampilkan mengenai login name, jenis terminal, waktu login, dan remote hostname.

$ who
root ttyp0 Jan 17 11:44
flory ttyp2 Jan 17 11:57
pooh ttyp3 Jan 17 12:02

“xhost+”
Untuk memberi akses atau menghapus akses (xhost-) host atau user ke sebuah server X.

“xset”
Untuk mengeset beberapa option di X Window.

$ xset b <volume> <frekuensi><durasi dalam milidetik> (mengeset bunyi bel)

$xset m <akselerasi> <threshold> (mengeset kecepatan mouse)

“zip”
Membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip.

Anda juga bisa berkunjung ke alamat berikut untuk belajar UNIX.

*   http://www.ee.surrey.ac.uk/Teaching/Unix/


Nama + NIM : Sanudin 202132302013359
Nama Dosen : Onno W. Purbo
Kampus : Surya University



Referensi :
http://barkahtroox.blogspot.com/2013/02/pengertian-linux-sejarah-linux.html
http://lilik-wijayanti.blogspot.com/




27 komentar:

  1. Thanks for the information .. It's good,

    BalasHapus
  2. Ternyata Linux memiliki banyak macam ya :)
    Terima kasih atas informasinya
    Lanjutkan!!

    BalasHapus
  3. WOW amazing,,,,
    mksh ilmunya mas bro

    :D

    BalasHapus
  4. Nambah pengetahuan, trimakasih :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama, jangan bosen buat berkunjung ya,, :)

      Hapus
  5. Waaah.. makasih buat referensi nya mas, pas bgt sama yg lg ku cari. Nice!
    :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. alhamdulillah..
      jangan bosen buat berkunjung ya.. :)

      Hapus
  6. Haaaaa...ribet ya ternyata. Thankies infonya 😉

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha,, iya ribet, tapi insya Allah kalau mau belajar pasti bisa.. :)

      Hapus
  7. Di sekolah saya hanya di ajarkan linux debian.
    Ternyata linux macam nya sebanyak itu ya :D
    good information, thanks :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya memang banyak macamnya,, dan itu masih ada yang belum disebutkan....
      tetep semangat belajar yo.. :)

      Hapus
  8. kece nud lanjutkan menulisnya :)

    BalasHapus
  9. bagus gan, jadi nambah wawasan

    BalasHapus
  10. bagus bagus bagus

    betul betul betul

    BalasHapus
  11. bagus sob

    BalasHapus
  12. postingan yang bermanfaat,
    semoga bisa dilanjutkan terus kedepannya..
    bukan karena Tugas

    BalasHapus
  13. trimakasih infonyaaa..

    BalasHapus
  14. Tri Yanti Nurochmah18 Maret 2014 pukul 18.25

    Thnaks Infonya......

    BalasHapus
  15. wahhh postingan asik tu, lanjutkan bung

    BalasHapus

Mohon komentarnya ya, pilih profil Anonymous jika tidak punya akun. terima kasih.